NGAWININ ITU SEDEKAHAN



Ajaran silaturrahim dalam keluarga orang betawi sangat dijunjung tinggi. Tapi silaturahim itu bukan sekadar ngumpul pada saat-saat tertentu seperti sekarang. Salah satu Momen penting adalah ngawinin (resepsi pernikahan).
           
Orang Betawi dulu menyebutnya dengan sedekahan, yang ngawinin sedekah pada tamu-tamunya, keluarga besar dan tetangga juga sedekah dengan membantu yang punya hajat, ada yang kasih beras, telor, sayur mayur, kue, buah hingga uang atau hanya tenaga. Yang diundang juga sedekah pada yang ngundang dengan memberikan kado, uang (amplop merah putih).
        
Yang Menarik, waktu ngundang secara lisan dikatakan dengan istilah mau ngajak nginap (bermalam), bayangkan orang sekampung diajak menginap. Rupanya karena ada hiburan (nanggap), ada yg naggap shohibul hikayat (dongeng Islami), orkes gambus, qasidah, orkes melayu, lenong hingga layar tancap. Satu malam sebelumnya diadakan maulid dengan membaca barzanji yang tentu saja diiringi dengan rebana kecimpring yang ukurannya kecil tapi suaranya nyaring. Engkong saya H. Entong jagonya dalam urusan main rebana
Tags: , ,

Drs H Ahmad Yani

Mubalig, Penulis, Trainer Dai Dan Manajemen Masjid, Ketua LPPD Khairu Ummah, Majelis Dai Paguyuban Ikhlas dan Sekretaris Bidang Dakwah PP DMI (Dewan Masjid Indonesia). Komunikasi dan Pesan Buku ke HP/WhatsApp 08129021953 Pin 275d0bb3 Rek BSM 7012350478 BMI 3010008561

0 comments

Leave a Reply