100 KISAH SEPUTAR KELUARGA

Cerita-cerita singkat dari kehidupan Nabi dan para sahabat amat banyak. Salah satunya berkaitan dengan masalah keluarga, ini memberi pelajaran berharga buat kita dalam menjalani kehidupan rumah tangga. Buku 100 Kisah Seputar Keluarga penting sekali untuk kita baca. Isinya tidak hanya kisah-kisah kasuistik tentang keluarga, tapi juga ada pelajaran yang dapat kita ambil buat resep kehidupan kita.

Sebagai khatib dan mubalig, saya suka menjadikan isi buku ini sebagai ilustrasi ceramah dan khutbah, sesuai dengan tema yang saya bawakan. Tebal buku 327 Hal, Soft Cover, Harga Rp 40.000. Diantara contoh kisah pada buku ini berjudul:

TIDAK MENGGANGGU ISTERI

Banyak sisi kehidupan Rasulullah saw sebagai suami yang harus kita teladani, salah satunya adalah tidak mau mengganggu isterinya yang sedang beristirahat.

Aisyah bercerita: “Pada suatu malam yang menjadi giliran bermalam di rumahku, sebelum tidur beliau melepas kedua sandalnya, meletakkan selendangnya, lalu membentangkan sarungnya di atas tempat tidur, kemudian beliau berbaring hingga beliau mengira bahwa aku telah tertidur; kemudian beliau bangun, lalu memakai sandalnya pelan-pelan, dan mengambil selendangnya pelan-pelan, lalu keluar dan menutup pintu pelan-pelan; maka aku segera bangun, memakai baju dan kerudung serta mengencangkan kain sarungku, kemudian aku ikuti beliau dari belakang hingga beliau sampai ke kuburan baqi’, disana beliau berdoa sambil mengangkat kedua tangannya tiga kali dan berdiri lama sekali. Setelah itu beliau berbalik dan akupun berbalik, beliau mempercepat langkahnya dan akupun mempercepat langkahku, beliau berlari kecil dan akupun berlari kecil kemudian aku mendahuluinya hingga aku tiba di rumah  sebelum beliau. Kemudian aku segera berbaring dan pura-pura tidur”.

Setelah beliau tiba di rumah beliau bertanya: “Wahai Aisyah, mengapa nafasmu terengah-engah?. Kamu harus memberi tahu apa yang terjadi atau Allah yang akan memberi tahu aku”.

Maka Aisyah terpaksa  memberitahukan beliau tentang apa yang telah dilakukan. Beliau kemudian bertanya: ”Jadi kamukah bayangan hitam yang berjalan di depanku tadi?”.

Aisyah menjawab: “Ya”,

Maka beliau beliau menekan dada Aisyah sampai terasa sakit , lalu ia bertanya: “Apakah kamu menyangka bahwa Rasulullah akan berlaku tidak adil terhadapmu?”.

Aisyah berkata: “Meskipun seseorang merahasiakan sesuatu dalam dirinya, Allah tetap mengetahuinya”.

Beliau kemudian bersabda: “Benar, ketika kamu melihat aku keluar, sesungguhnya karena Jibril datang kepadaku. Ia tidak masuk ke rumah ini, karena kamu telah melepas pakaianmu, maka beliau memanggilku dengan suara pelan hingga kamu tidak mendengarnya, dan aku menjawabnya dengan suara pelan hingga kamu tidak mendengarnya; dan aku menyangka bahwa kamu tadi telah tidur, maka aku tidak ingin membangunkanmu, karena aku khawatir kalau kamu marah. Jibril menyuruhku supaya datang ke kubur baqi dan mendo’akan para penghuninya”.

Dari kisah di atas, pelajaran yang bisa kita ambil adalah:

  1. Seorang suami harus berusaha untuk tidak mengganggu isterinya yang sedang beristirahat, begitu pula sebaliknya, apalagi bila ia tahu kondisi pasangannya amat lelah.

  1. Suami isteri harus selalu mengembangkan sikap berbaik sangka, bukan berburuk sangka sehingga keharmonisan antara keduanya akan terus berlangsung dalam suka dan duka.

Untuk lebih jelas, berikut daftar isi buku ini:

Kata Pengantar.
1.                  Mencari Jodoh.
2.                  Keharusan Menikah.
3.                  Menjodohkan Pembantu.
4.                  Memilih Taqwa Ketimbang Harta
5.                  Faktor Keshalehan
6.                  Mas Kawin
7.                  Mas Kawinnya Masuk Islam
8.                  Resepsi Pernikahan
9.                  Isteri yang disenangi
10.             Mitra Perjuangan
11.              Isteri Yang Panjang Tangan
12.              Calon Penghuni Surga
13.              Saling Memaafkan
14.              Berhias Untuk Istri
15.              Kunci Penyelesaian Masalah
16.              Menghadapi Rasa Cemburu
17.              Berpisah Dengan Suami Demi Iman
18.              Sedekah Isteri
19.              Kerjasama Suami Isteri
20.             Suami Yang Kikir
21.              Duka Isteri Yang Tergantikan
22.             Tugas Ibu Rumah Tangga
23.             Taat Pada Suami
24.             Pulang Mendadak
25.             Lama Meninggalkan Isteri
26.             Cerita Hubungan Seks
27.              Menutupi Duka
28.             Berkeluarga Sampai di Medan Perang
29.             Nafkah Batin
30.             Sedekahkan Harta Suami
31.              Mengutamakan Orang Lain
32.              Sibuk Tanpa Pembantu
33.              Kehangatan Suami Isteri
34.             Menyiapkan Mental Keluarga
35.             Konsultasi Keluarga
36.             Teguran Kasih Sayang
37.              Keadilan Suami
38.              Tidak Emosional
39.              Hak Isteri
40.             Fitnah Keluarga
41.              Tidak Mengganggu Isteri.
42.              Ketaatan Isteri Pada Suami
43.              Tetap Gembira Meski Lapar
44.              Calon penghuni Surga
45.              Duka Cita
46.              Sayang Anak
47.              Dialog Orang Tua Dengan Anak
48.              Menghukum Anak Sendiri
49.              Menerima Kritik Anak
50.             Menyayangi Anak Angkat.
51.              Durhaka Pada Orang Tua
52.             Menyayangi Anak
53.             Momong Cucu
54.              Mencintai Anak Dan Orang Tua
55.              Bermain Dan Bercanda
56.              Anak Dan Majelis Ilmu
57.              Dakwah Kepada Orang Tua
58.             Utamakan Orang Tua Daripada Perang
59.             Berbakti Pada Orang Tua
60.             Menyenangkan Anak
61.              Teladan Ibadah
62.             Tidak Mencela Keluarga
63.              Keluarga Dermawan
64.              Mempersiapkan Generasi Pejuang
65.              Tidak Berdusta
66.             Adil Terhadap Anak
67.              Mengakui Anggota Keluarga
68.              Anak Pejuang
69.             Kebahagiaan Orang Tua
70.              Orang Tua Yang Sakit Hati
71.              Anak Yang Dibanggakan
72.              Ayah dan Anak Jadi Mujahid
73.              Canda Anak Kecil
74.              Bukan Tidak Mau Taat
75.              Membenahi Keluarga
76.              Menyampaikan Pesan Dakwah
77.               Memperebutkan Anak
78.              Tidak Taat Dalam kebohongan
79.              Balas Budi
80.             Mendorong Anak Berjihad
81.              Istiqamah Penyebab Keluarga Masuk Islam
82.             Adik Membebaskan Kakak
83.             Keluarga Pejuang
84.             Tidak Menganiaya Pembantu
85.             Sederhana Tapi Dermawan
86.             Berdakwah Kepada Keluarga
87.              Menghias Diri Dengan Kedermawanan
88.             Bahagia Setelah Istiqamah
89.             Gembira Setelah Menderita
90.             Berjuang Bersama Anak-Anak
91.              Pelopor Kedermawanan
92.             Tabah Meskipun Mendapat Dua Musibah
93.             Keluarga Tahan Menderita
94.             Menjaga Rahasia
95.             Senang Didoa’kan
96.             Menghormati Tamu.
97.              Mengutamakan Tamu
98.             Membantu Kesulitan Keluarga
99.             Suka Memberi.
100.        Bayar Utang.
Daftar Bacaan


=============================================================
Harga Buku ini Rp 40.000 + ongkos kirim. Pesan langsung ke Ust. Ahmad Yani 08129021953. Pin 27d0bb3/7cd9c56a, Transfer dana ke Rek BSM 7012350478. BMI 3010008561 an Ahmad Yani. BRI Kebon Jeruk 0377-01-003124-53-5 an Drs. H Ahmad Yani, buku dikirim via pos, Jakarta bisa dikirim kurir dan bayar di tempat
=============================================================
Tags: , ,

Drs H Ahmad Yani

Mubalig, Penulis, Trainer Dai Dan Manajemen Masjid, Ketua LPPD Khairu Ummah, Majelis Dai Paguyuban Ikhlas dan Sekretaris Bidang Dakwah PP DMI (Dewan Masjid Indonesia). Komunikasi dan Pesan Buku ke HP/WhatsApp 08129021953 Pin 275d0bb3 Rek BSM 7012350478 BMI 3010008561

0 comments

Leave a Reply